Jobkita.com – Cupertino, California, Apple PHK karyawan Fitness+ dalam langkah efisiensi yang menarik perhatian. Pengurangan tersebut menjadi PHK pertama sejak John Ternus menjabat sebagai CEO Apple.
Jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, mengungkapkan informasi tersebut melalui buletin Power On pada Senin (20/9/2026). Sejumlah karyawan yang terlibat dalam pengembangan dan operasional Apple Fitness+ terdampak keputusan tersebut.
Apple Fitness+ sendiri merupakan layanan berlangganan yang menawarkan berbagai konten olahraga dan latihan. Namun, layanan tersebut belum tumbuh sebesar sejumlah bisnis digital maupun produk fisik Apple lainnya.
Apple PHK Karyawan Fitness+ di Tengah Efisiensi
Apple sebelumnya telah berupaya meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan Fitness+. Perusahaan juga menyiapkan sejumlah peningkatan untuk layanan tersebut, termasuk fitur dubbing berbasis kecerdasan buatan untuk video latihan.
Namun, langkah efisiensi itu kemudian berlanjut dengan pengurangan jumlah karyawan pada divisi terkait. Keputusan tersebut menunjukkan bahwa Apple terus meninjau penggunaan sumber daya pada bisnis yang pertumbuhannya belum menyamai lini utama perusahaan.
Sementara itu, Apple belum menunjukkan tanda akan menghentikan Fitness+ sepenuhnya. Menurut Mark Gurman, penghentian layanan dapat menimbulkan dampak negatif yang lebih besar daripada penghematan biaya yang diperoleh perusahaan.
Fitness+ Masih Berlanjut Meski Apple Melakukan Efisiensi
Apple Fitness+ menyediakan berbagai konten latihan melalui layanan berlangganan. Layanan tersebut menjadi bagian dari ekosistem digital Apple bersama berbagai produk dan layanan lainnya.
Meski pertumbuhannya belum sebesar sejumlah bisnis Apple lainnya, perusahaan tetap menyiapkan peningkatan untuk Fitness+. Salah satunya mencakup penggunaan teknologi AI untuk menghasilkan dubbing pada video latihan.
Dengan demikian, pengurangan karyawan tidak otomatis berarti Apple akan menghentikan layanan tersebut. Sebaliknya, perusahaan masih memiliki rencana untuk mempertahankan dan mengembangkan Fitness+ sambil melakukan efisiensi.
PHK Fitness+ Menjadi yang Pertama di Era John Ternus
Keputusan Apple PHK karyawan Fitness+ juga mendapat perhatian karena terjadi setelah John Ternus menggantikan Tim Cook sebagai CEO Apple. Posisi tersebut membuat langkah efisiensi ini menjadi PHK pertama yang tercatat pada era kepemimpinan Ternus.
Namun, Mark Gurman menilai keputusan tersebut tidak serta-merta menunjukkan perubahan strategi Apple di bawah Ternus. Apple telah melakukan pengurangan karyawan pada proyek tertentu sebelum pergantian kepemimpinan tersebut.
Salah satu proyek yang terdampak sebelumnya berkaitan dengan bisnis Apple Vision Pro. Pengurangan tersebut terjadi hanya beberapa hari sebelum pergantian posisi CEO dari Tim Cook kepada John Ternus.
Karena itu, PHK di Fitness+ lebih mencerminkan kelanjutan langkah efisiensi yang sudah berjalan. Keputusan tersebut tidak secara otomatis menunjukkan bahwa PHK akan menjadi kebijakan baru Apple di bawah Ternus.
Apple Berpotensi Melanjutkan Efisiensi
Apple juga berpotensi melakukan perubahan struktur atau pengurangan karyawan lebih lanjut pada sejumlah proyek. Namun, laporan tersebut tidak merinci divisi lain yang akan terdampak.
Perusahaan kemungkinan akan terus mengevaluasi proyek dan bisnis yang belum memberikan hasil sesuai harapan. Langkah seperti itu dapat membantu Apple mengatur kembali sumber daya sambil tetap mempertahankan layanan yang masih memiliki prospek untuk dikembangkan.
Di sisi lain, laporan mengenai Fitness+ juga muncul bersamaan dengan perhatian terhadap kompensasi Tim Cook. Setelah tidak lagi menjabat sebagai CEO, Cook kini memegang posisi sebagai Executive Chairman Apple.
Menurut sumber yang dikutip dalam laporan tersebut, bayaran Cook disebut hampir dua kali lipat dibandingkan posisi serupa di perusahaan lain dalam industri. Informasi itu menjadi bagian lain dari laporan mengenai perubahan kepemimpinan dan pengelolaan Apple.
Arah Fitness+ Setelah Pengurangan Karyawan
Pengurangan karyawan di divisi Fitness+ belum berarti Apple mengakhiri layanan tersebut. Perusahaan masih menyiapkan peningkatan, termasuk fitur dubbing berbasis AI untuk konten latihan.
Sementara itu, langkah efisiensi menunjukkan bahwa Apple tetap meninjau kinerja setiap bisnis dan proyek. Dengan demikian, Fitness+ masih menjadi bagian dari ekosistem Apple meski perusahaan mengurangi sumber daya pada divisi terkait.
Perkembangan berikutnya akan memperlihatkan bagaimana Apple mengatur kembali Fitness+ setelah pengurangan karyawan tersebut. Untuk saat ini, laporan yang tersedia hanya menyebut dampak PHK pada sejumlah karyawan serta kemungkinan efisiensi lanjutan di beberapa proyek Apple.





