BeritaDunia Kerja

6 Skill yang Banyak Dicari Perusahaan, Lulusan Jurusan Apa Saja?

JobKITA.com

JAKARTAJobKita.com – Dunia kerja terus berubah seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Karena itu, skill yang banyak dicari perusahaan kini menjadi perhatian penting bagi pencari kerja.

Gelar pendidikan tetap memiliki nilai penting. Namun, perusahaan semakin mempertimbangkan kemampuan praktis yang dimiliki calon pekerja.

Kondisi tersebut membuat lulusan dari berbagai jurusan memiliki peluang yang lebih luas. Mereka dapat bersaing dengan mengandalkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.

Skill yang Banyak Dicari Perusahaan Terus Berkembang

Perubahan teknologi membuat kebutuhan perusahaan terhadap tenaga kerja ikut bergeser. Kemampuan menggunakan teknologi menjadi salah satu faktor yang semakin diperhatikan.

Selain itu, perusahaan membutuhkan pekerja yang mampu berkomunikasi dan bekerja sama. Kemampuan tersebut membantu tim menyelesaikan pekerjaan secara efektif.

Pengalaman langsung juga menjadi nilai tambah. Kandidat yang mampu menunjukkan hasil pekerjaan biasanya lebih mudah memperlihatkan kemampuan mereka.

Karena itu, mahasiswa dan pencari kerja tidak harus hanya mengandalkan ijazah. Mereka dapat membangun portofolio melalui proyek, organisasi, pelatihan, dan pengalaman kerja.

Berikut enam keterampilan yang banyak dibutuhkan di berbagai bidang pekerjaan:

1. Kecerdasan emosional

Kecerdasan emosional atau emotional intelligence menjadi salah satu kemampuan penting. Skill ini berkaitan dengan cara seseorang memahami emosi diri dan orang lain.

Pekerja dengan kecerdasan emosional yang baik biasanya mampu menghadapi tekanan. Mereka juga lebih mudah membangun hubungan positif dengan rekan kerja.

Kemampuan ini dapat dikembangkan melalui beberapa kebiasaan, seperti:

  • Aktif mendengarkan orang lain.
  • Belajar memahami sudut pandang berbeda.
  • Melatih empati dalam komunikasi.
  • Melakukan evaluasi terhadap diri sendiri.
  • Membaca buku tentang pengembangan diri dan komunikasi.

Lulusan psikologi dapat memiliki dasar yang relevan untuk mengembangkan kemampuan tersebut. Namun, keterampilan ini tetap dapat dipelajari oleh lulusan berbagai jurusan.

2. Keterampilan digital dan teknologi

Teknologi sudah menjadi bagian dari hampir semua sektor pekerjaan. Karena itu, kemampuan digital termasuk skill yang banyak dicari perusahaan saat ini.

Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence juga membuat kebutuhan tersebut semakin besar. Kemampuan menggunakan perangkat digital dapat membantu pekerjaan menjadi lebih cepat.

Pencari kerja dapat mempelajari berbagai aplikasi dan teknologi sesuai bidang yang dituju. Mereka juga bisa mengikuti kursus daring atau mengerjakan proyek sederhana.

Bidang teknik, komputer, dan teknologi memiliki keterkaitan kuat dengan keterampilan ini. Meski begitu, pekerja nonteknis juga perlu memahami teknologi dasar.

3. Keamanan siber

Pertumbuhan layanan digital membuat data perusahaan semakin penting. Di sisi lain, ancaman keamanan digital juga terus berkembang.

Karena itu, keterampilan keamanan siber semakin dibutuhkan. Perusahaan memerlukan tenaga yang mampu membantu menjaga sistem dan informasi penting.

Keterampilan ini dapat dipelajari melalui pendidikan formal maupun pelatihan khusus. Sertifikasi industri juga dapat menjadi salah satu cara untuk menunjukkan kompetensi.

Bidang teknologi informasi menjadi salah satu jurusan yang relevan. Namun, minat dan latihan praktik tetap menjadi faktor penting dalam membangun kemampuan.

Analisis Data dan Manajemen Proyek Jadi Bekal Penting

4. Analisis data dan ilmu data

Jumlah data yang dihasilkan perusahaan terus meningkat. Data tersebut dapat membantu perusahaan memahami pelanggan dan mengambil keputusan.

Karena itu, kemampuan membaca serta mengolah data menjadi semakin penting. Pekerja dengan keterampilan analisis data dapat membantu mengubah data menjadi informasi yang berguna.

Beberapa kemampuan yang dapat dipelajari antara lain SQL, Python, dan R. Selain itu, calon pekerja dapat berlatih menggunakan dataset untuk membuat proyek portofolio.

Jurusan data science, statistik, teknik, dan bidang komputer memiliki hubungan erat dengan kemampuan ini. Namun, dasar analisis data juga dapat dipelajari secara mandiri.

5. Manajemen proyek

Setiap perusahaan perlu memastikan pekerjaan berjalan sesuai target. Karena itu, kemampuan mengatur proyek menjadi salah satu keterampilan yang bernilai.

Manajemen proyek tidak hanya berkaitan dengan membuat jadwal. Pekerja juga perlu mengatur sumber daya, komunikasi, risiko, dan anggaran.

Kemampuan ini dapat dilatih dengan memimpin proyek kecil. Pengalaman dalam organisasi juga dapat menjadi sarana untuk mengembangkan keterampilan tersebut.

Beberapa kemampuan yang perlu dikuasai meliputi:

  • Menyusun target pekerjaan.
  • Membuat jadwal dan prioritas.
  • Membagi tugas dalam tim.
  • Memantau perkembangan pekerjaan.
  • Mengatasi masalah selama proyek berlangsung.

Jurusan manajemen dan bisnis dapat menjadi pilihan yang relevan. Ilmu komunikasi juga dapat membantu karena proyek membutuhkan koordinasi yang baik.

Public Speaking Masih Dibutuhkan Perusahaan

6. Berbicara di depan umum dan presentasi

Kemampuan berbicara di depan umum atau public speaking juga tetap penting. Pekerja sering harus menyampaikan ide kepada rekan kerja, atasan, pelanggan, atau mitra bisnis.

Komunikasi yang jelas dapat membantu pesan diterima dengan lebih baik. Selain itu, kemampuan presentasi sering dibutuhkan dalam rapat dan kegiatan bisnis.

Keterampilan tersebut tidak selalu muncul secara otomatis dari jurusan tertentu. Karena itu, latihan rutin menjadi cara penting untuk meningkatkannya.

Pencari kerja dapat memulai dari lingkungan kecil. Misalnya, mereka berlatih presentasi di depan teman atau mengikuti komunitas komunikasi.

Jurusan ilmu komunikasi, jurnalistik, broadcasting, dan hubungan internasional memiliki banyak aktivitas yang mendukung kemampuan tersebut. Namun, lulusan jurusan lain juga bisa menguasainya melalui latihan.

Lulusan Berbagai Jurusan Tetap Punya Peluang

Perubahan kebutuhan industri menunjukkan bahwa peluang kerja tidak hanya ditentukan oleh jurusan kuliah. Keterampilan yang relevan dapat menjadi nilai tambah bagi lulusan.

Namun, bukan berarti pendidikan formal kehilangan peran. Pengetahuan dari bangku kuliah tetap menjadi dasar untuk memahami bidang tertentu.

Di sisi lain, pencari kerja perlu terus memperbarui kemampuan. Teknologi berkembang cepat sehingga keterampilan yang dibutuhkan perusahaan juga dapat berubah.

Karena itu, mahasiswa sebaiknya mulai membangun keterampilan sejak masih kuliah. Mereka dapat mengikuti organisasi, magang, kursus, kompetisi, atau proyek mandiri.

Bagi pencari kerja, portofolio juga dapat menjadi bukti kemampuan. Hasil pekerjaan yang nyata sering membantu perekrut memahami kompetensi seorang kandidat.

Pada akhirnya, skill yang banyak dicari perusahaan dapat dipelajari dari berbagai jalur. Tidak semua keterampilan harus diperoleh melalui jurusan kuliah.

Yang terpenting adalah memilih kemampuan sesuai tujuan karier. Setelah itu, keterampilan perlu dilatih secara konsisten dan dibuktikan melalui pengalaman.

Dengan cara tersebut, lulusan berbagai jurusan memiliki kesempatan untuk meningkatkan daya saing. Gelar pendidikan tetap penting, tetapi kemampuan praktis dapat menjadi pembeda saat memasuki dunia kerja.

Baca Juga